SENYUM...
Tata murid yang selalu ceria yang selalu tersenyum yang selalu menutupi kesedihannya, menjalani hidupnya dengan sederhana, ia menjalani sekolah menengah kejuruan di daerah bogor, jawa barat, sekolah yang terkenal dengan biaya yang sedikit lebih mahal neneknya yang membayar uang sekolahnya dan ketika Tata menginjak kelas 11 semester akhir nenek nya meninggal Tata pun hidup sederhana, tapi ia tetap percaya diri dengan keadaannya.
Tata selalu berangkat tepat waktu sekitar pukul 06:00 atau 06:15, karena jarak sekolah dan rumahnya sangatlah jauh sekitar 10km,bisa di tempuh dengan dua kali menggungunakan angkutan umum tetapi karena uang sakunya hanya cukup untuk ongkos dan jarang bisa untuk membeli makanan ia mencari ide agar uang sakunya tidak habis, akhirnya ia memutuskan hanya menggunakan angkutan satu kali, dan sisanya di tempuh dengan jalan kaki, sebenarnya cukup jauh jarak yang di tempuh tetapi Tata selalu tersenyum tanpa ada keluhan.
Tata adalah murid biasa seperti murid lainnya, kadang-kadang malas belajar, kadang-kadang semangat dan kadang-kadang pula tidak mengerjakan PR tapi Tata cukup terkenal karena dia dan guru juga mengenalnya karena kesopanannya. Tata memiliki banyak teman laki-laki maupun wanita.
letak kelas Tata berada di antai 2 sekolah yaitu 12AK (akutansi) , ketika istirahat ia selalu duduk di tangga sekolah, Tata selalu tertawa bersama, berfoto bersama dengan teman temannya.
Jika pulang sekolah Tata sering di jemput oleh seorang lelaki tampan dengan kulit coklat dan hidung mancung menggunakan sepeda motor...
BERSAMBUNG....
Pria tampan,berkulit sawo matang itu adalah pria yang sudah di
pacarinya selama enam tahun. pria baik, sopan, pendiam dan sangat
menyukai permainan bola. Denis selalu mengantar didepan rumahnya, jika
denis ingin mengajak tata untuk pergi pacaran ia selalu meinta izin pada orangtua Tata.
Denis
sangan cinta pada Tata, ketika Tata lulus sekolah menengah atas Denis
memberikan hadiah, yaitu coklat dan bunga, walau hanya coklat dan bunga
Tata sangat berterima kasih karena dia berpikir walau hanya ucapan saja
sudah cukup baginya apalagi di beri coklat dan bunga, memang begitu
sifat Tata ia tak suka akan keromantisan.
Lulus dari
sekolah menengah atas Tata tidak melanjutkan sekolah perguruan tinggi
karena tidak adanya biaya, Tata bekerja di sebuah toko baju untuk
membantu kedua orangtuanya yang hanya bekerja kuli bangunan yang gajinya
hanya untuk untuk makan saja. gaji yang dia dapatkan tidak ia gunakan
semua, ia membantu kedua orangtuanya untuk menyekolahkan kedua adiknya
yaitu adik pertama masih sekolah di sekolah menengah atas sedangkan adi
keduanya sekolah di sekolah dasar.
Satu hari ia pergi
bersama Denis atas ijin orangtuanya. Denis mengajak Tata pergi menuju
daerah puncak. setelah ia tia di puncak denis berkata " kita sudah
berpacaran berapa lama?" "kira-kira sembilan tahun" jawab Tata, "lama
juga ya" " Kamu tau ga? kamu tuh cinta pertama aku loh" jawab dengan
muka tersenyum, "ouh yah... kamu juga cinta pertama aku" jawab Tata
dengan senyuman.
BERSAMBUNG...
di depan jendela terbuka di rumahnya ia termenung sendiri membanyangkan kehidupannya.
Tata memang lahir dengan penuh kesederhanaan, tetapi tetap mempunyai
kebahagiaan. Tapi kalian tahu?? tata adalah anak angkat yang di temukan
di pos ronda dekat rumahnya dulu, semua kampung tahu termasuk tata juga
kini tahu, tata tahu sejak ia berusia 7 tahun karena banyak yang
meledeknya. tetapi orangtua tata tetap menyayanginya tanpa perbedaan
apapun dengan para adiknya.
tiga bulan kemudian Tata mengundurkan diri dari pekerjaannya, menurutnya pekerjaannya itu tidak bisa menjadikan kehidupannya berkembang, kehidupannya terus monoton. akhirnya iapun membuka usaha sendiri yaitu butik, Tata memang suka menggambar, gambarannya pun cukup bagus, kreatif. banyak orang yang melecehkannya banyak orang yang memcacinya, banyak orang yang meremehkan kemampuannya.
tiga ia mendirikan butik sederhananya tanpa ada kemajuan. hanya dengan rasa semangat yang tinggi ia bertekad untuk sukses untuk hidup dengan banyak uang untuk bisa menduduki kursi PRESIDEN DIREKTUR perusaannya sendiri, ia mempromosikan hasil karyanya di internet. beberapa hari kemudian ia melihat banyak orang yang tertarik dengan karyanya itu, dengan usaha yang sudah lumayan membaik ia berpikir untuk berkeliling kota mempromosikan usahanya tersebut.
usahanyapun berkembang sangat-sangat pesat, Tata mulai mengikuti pagelaran di beberapa negara seperti New York, Paris, Malaysia, dan negara lainnya. s3s1 adalah brand yang ia cantumkan di semua karyanya. brand ini termasuk brand dengan design menarik, kreativ, dan simple.
BERSAMBUNG...